Waspada Karhutla, Polda Kaltara Ajak Warga Tanjung Selor Tak Bakar Lahan
TANJUNG SELOR – Subdit Binpolmas Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Utara menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat di wilayah Tanjung Selor, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam pencegahannya.
Dalam sosialisasi itu, personel Ditbinmas menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, terutama terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok maupun benda lain yang berpotensi memicu kebakaran secara sembarangan.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk berhati-hati saat membakar sampah, terutama ketika kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering. Pemilik lahan, petani, serta pelaku usaha perkebunan juga diimbau mengelola lahan dengan metode yang aman dan tidak menggunakan pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran.
Kepolisian turut mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendeteksi potensi karhutla. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun aktivitas pembakaran lahan yang dapat berkembang menjadi kebakaran.
“Apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada kepolisian melalui Call Center Polri 110,” demikian imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Di tengah potensi paparan asap akibat kebakaran, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kesehatan, termasuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara terdampak asap.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Ditbinmas Polda Kaltara mengajak masyarakat bersama-sama mencegah karhutla serta menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.
Upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan secara bersama-sama sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tanjung Selor tetap terjaga.



Post Comment