×

Presiden Umumkan Swasembada Pangan, Kapolda Kaltara Hadiri Panen Raya di Bulungan

BULUNGAN – Komitmen pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional terus menunjukkan hasil nyata. Presiden Republik Indonesia secara resmi mengumumkan capaian swasembada pangan nasional dalam kegiatan Panen Raya Padi dan Pencanangan Gerakan Tanam 2026, yang digelar serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan secara virtual pada Rabu (7/1/2026).

Di Kalimantan Utara, kegiatan tersebut dipusatkan di lahan Kelompok Tani Subur, Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, dan dihadiri langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., jajaran Forkopimda Kaltara, pengurus Brigade Pangan, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat. Acara tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai bagian dari agenda nasional penguatan ketahanan pangan.

Kegiatan ini merangkaikan dua agenda strategis nasional, yakni Panen Raya Padi Musim Tanam Oktober 2025–Maret 2026 serta Pencanangan Gerakan Tanam Musim Tanam 2026 oleh Presiden RI yang disiarkan secara virtual kepada seluruh pemerintah provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data teknis, Kabupaten Bulungan mencatatkan kinerja luar biasa dalam mendukung swasembada pangan nasional. Hingga Desember 2025, realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi mencapai 7.972,52 hektare, atau 119,46 persen dari target awal sebesar 6.674 hektare. Angka ini meningkat signifikan 39,79 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai 5.703 hektare.

Capaian tersebut didorong oleh kontribusi LTT padi reguler, optimalisasi lahan (Oplah), dukungan program CSR, serta dominasi padi gogo yang menjadi penyumbang terbesar produksi padi di wilayah tersebut.

Dalam arahannya, Presiden RI menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan prioritas nasional dan menjadi fondasi utama stabilitas serta kemandirian bangsa. Presiden juga menyoroti peran strategis Kalimantan Utara yang memiliki potensi lahan luas dan semangat petani yang tinggi dalam mendukung peta pangan nasional.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi simbol sinergi lintas sektor.

“Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur sekaligus komitmen nyata antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan dalam mengawal kemandirian pangan yang berkelanjutan,” ujar Gubernur Kaltara.

Kehadiran Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan dukungan Polri dalam program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan kepada petani serta pengamanan distribusi sarana dan prasarana pertanian, Polri berperan aktif memastikan seluruh program berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran di wilayah Kalimantan Utara.

Dengan capaian tersebut, Kalimantan Utara semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah penopang utama swasembada pangan nasional dan pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia ke depan

Post Comment